Rabu, 11 Januari 2012

Nice Strory From My Bos

Bekerja Lebih Keras Saja Tidak Cukup

           Joko dan Edi sama-sama diterima di sebuah perusahaan distribusi FMCG sebagai staff karyawan setelah lulus. Mereka berdua bekerja keras. Dua tahun kemudian bos Chandra mengangkat Edi menjadi Supervisor sedangkan Joko tetap saja menjadi Staff karyawan. Suatu hari Joko tidak tahan lagi dan mengajukan pengunduran dirinya kepada bos Chandra. Alasan Joko perusahaan ini tidak memperhatikan orang yang bekerja keras, hanya orang yang pandai menjilat bos saja yang bisa naik.
           Bos Chandra tau bahwa Joko pekerja keras tetapi untuk menyadarkan Joko apa beda dia dengan Edi maka ia memberikan satu tugas kepada Joko. Ia meminta Joko untuk menemukan seorang pedagang semangka di pasar dekat kantor. Saat Joko kembali, bos Chandra bertanya: “Sudah kau temukan Jok?” “Sudah pak” jawab Joko. “Berapa harga semangkanya?” tanya Bos Chandra. Joko pergi ke pasar lagi untuk menanyakan harga semangka lalu kembali menghadap bos Chandra dan berkata: “ Rp 1000 per kg pak.” Bos Chandra berkata kepada Joko bahwa sekarang dia akan memberi perintah yang sama kepada Edi. Edi ke pasar dan setelah kembali menghadap ke bos Chandra. Edi lapor kepada bos Chandra: “Di pasar hanya ada 1 pedagang semangka, harga semangka Rp 1000 per kg, kalau beli 100 kg hanya Rp 800 per kg nya,- ia mempunyai stok 324 biji, yang 32 dipajang di counternya. Semangka didatangkan dari Indramayu 2 hari yang lalu, warnanya hijau segar dan isinya merah jingga, kualitasnya bagus.”
            Joko sangat terkesan dengan laporan Edi dan memutuskan untuk tidak jadi mengundurkan diri tetapi akan belajar lebih banyak dari Edi.

Morale of the story Kawan! Bekerja lebih keras saja tidak cukup. Seorang yang lebih sukses meneliti lebih banyak, berpikir lebih banyak dan mengerti lebih mendalam. Untuk alasan yang sama seorang yang lebih sukses melihat beberapa tahun ke depan sedangkan anda hanya melihat esok hari saja. Perbedaan antara 1 hari dan 1 tahun adalah 365 kali lipat. How could you win? Semoga memberi inspirasi untuk anda menjadi lebih sukses.

10 Resolusi Tahun 2012

Dear All,
 
Berikut ini 10 resolusi tahun baru versi Andrew Griffiths yang bisa Anda ikuti. Semoga dapat menjadi inspirasi kita untuk maju dan selalu berpikiran positif demi mencapai tonggak kesuksesan si Tahun
2012 ini...Antara lain Sbb :

1. Lupakan masa lalu.
Sangat mudah terobsesi dengan masa lalu sampai Anda menyadari
bahwa tidak ada gunanya bergantung pada hal tersebut. Semuanya memiliki
batasan waktu tersendiri. Jadi bertekadlah untuk tidak menyiksa diri Anda dengan masa lalu.

2. Biasakan melihat situasi dari sudut pandang orang lain.
Seni empati adalah hal yang menakjubkan yang dapat membantu Anda dalam situasi apa pun, baik pada saat bersama rekan kerja, keluarga ataupun teman-teman. Empati bukan tentang konfrontasi namun lebih mengenai cara meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan orang lain. Dengan demikan baru Anda bisa menikmati hidup.

3. Jangan takut merasa tidak nyaman.
Kita semua memiliki zona aman tersendiri, karena itu sangat baik jika Anda mempunyai wilayah yang sedikit mempengaruhi secara mental, emosional dan fisik. Begitulah cara kita tumbuh sebagai manusia, jika tidak kita bisa kehilangan semangat, energi, fleksibilitas dan antusiasme dalam hidup.

4. Belajarlah untuk tidak menilai seseorang dari luarnya saja.
Lebih berpikiran terbuka dengan orang-orang yang Anda temui. Anda salah jika terlalu cepat menilai seseorang dan mengambil kesimpulan. Anda dapat bertemu dengan beberapa orangorang luar biasa dimana dan kapan saja, karena itu berbicaralah kepada orang-orang yang mungkin biasanya tidak pernah Anda ajak bicara.

5. Berani mengambil langkah dan tanggung jawab atas kehidupan Anda.
Jika Anda memiliki masalah, hadapilah. Jangan menunda membuat keputusan. Sangat mudah untuk menyalahkan orang lain, tapi lebih penting untuk mengambil tanggung jawab terhadap diri sendiri. Anda dapat mengambil kendali dengan mengambil langkah dan mempertanggungjawabkannya.

6. Rayakan keberhasilan Anda.
Buatlah sebuah daftar mengenai hal-hal dan pencapaian yang patut Anda banggakan selama tahun lalu. Sangat penting untuk merayakan hal-hal kecil yang berhasil Anda capai. Lakukanlah hal yang sama kepada orang lain saat mereka juga meraih kesuksesan.

7. Stop membanding diri sendiri dengan orang lain.
Ini sangat berbahaya. Di dunia ini akan selalu ada orang-orang yang terlahir cantik, berpenampilan menarik dan juga kaya. Namun sudah menjadi bagian dari budaya, orang-orang cenderung tidak mau kalah dan berlomba-lomba ingin menyaingi orang lain.

8. Jangan asal memilih teman.
Perhatikan orang-orang dalam kehidupan Anda, terutama 5 orang terdekat. Apakah mereka selalu mendukung, peduli, perhatian dan bersifat positif atau justru sebaliknya bersifat negatif dan “meracuni” Anda. Semakin sering waktu Anda habiskan dengan mereka maka semakin besar peluang Anda menjadi
seperti mereka. Karena itu, pastikan Anda selalu berada disekeliling orang-orang yang berkualitas dan berkarakteristik seperti yang Anda harapkan.

9. Lakukan hal yang Anda inginkan.
Buatlah daftar mengenai berbagai hal yang ingin Anda lakukan. Meskipun Anda sudah berkeluarga dan memiliki batasan waktu, namun jangan lupa untuk menikmati hidup. Cobalah berusaha untuk mengerjakan atau melakukan sesuatu yang benar-benar Anda inginkan, seperti hang out bersama teman-teman atau pergi ke bioskop.

10. Tingkatan kualitas diri.
Investasikan diri Anda sendiri baik secara emosional, fisik maupun financial. Pergilah ke gym, ikutlah pelatihan atau kursus, atau ubah penampilan dengan membeli busana baru.

( Sumber: www.conectique.com )

 
Salam sukses di tahun 2012

Sunguh-sunguh Dalam Apapun

Kisah Si Tukang Kayu

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut kepada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu, ” katanya, “hadiah dari kami.”

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.

Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan, pada bagian-bagian terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri. Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh berbeda.

Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan rumah yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaik-baiknya seolah-olah hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi. Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan masuk dalam barisan kemenangan.